Thursday, November 18, 2010

Tehnik Mereparasi Mesin Jahit

                 Hal ini tidaklah sulit bagi orang yang ingin berprofesi sebagai Tukang reparasi mesin jahit dan tidak pula perlu pendidikan khusus,dia cukup bisa dengan hanya melihat,memperhatikan sistim kerja dari tiap-tiap bagian mekanik yang bergerak sehingga tahu fungsi dan tugasnya masing-masing. Pada dasarnya semua jenis mesin jahit baik yang manual atau modern adalah sama. Berikut ini saya ingin berbagi pengalaman dengan anda semua agar dapat melakukan perbaikan sendiri pada mesin jahit yang sedang mengalami gangguan,tentunya sudah biasa terjadi pada mesin jahit yang sudah memiliki jam pakai cukup lama bisa saja tiba-tiba mengalami gangguan saat digunakan,hal ini bisa menghambat pekerjaan. Untuk melakukan tindakan ini tidaklah diperlukan banyak peralatan bengkel,tetapi anda cukup menyediakan sebuah obeng Min yang lebar matanya 5 mm,panjang seluruh + gagangnya 23 cm, lebar mata 4 mm X 14 cm dan 4 mm X 18,juga lebar mata 3 mm X 23 cm, sebuah Tang 20 cm, Kunci pas no 8-9, 10-11, 14-15,semua alat ini mudah dibeli ditoko-toko peralatan Tehnik. Semua alat itu sudah cukup bagi anda yang memiliki jenis mesin jahit manual.     

                 -  Gangguan yang paling sering terjadi yaitu :
  1. Mesin tidak dapat menjahit dengan sempurna misalnya tejadi Langkah - langkah yaitu benang dari bagian atas dan bawah tidak bisa mengikat sama sekali, ini disebabkan oleh beberapa hal antara lain
  • Jarum jahit bengkok,atau ketika menembus lipatan yang tebal/keras.( Gunakan jarum merk Singer       Rp.2500/pack)
  • Di bagian lubang jarum pada Needle plate / umumnya disebut Dek gigi sudah aus / kelihatan rusak juga sering jadi masalah apabila digunakan untuk menjahit jenis kain yang tipis atau kaos, maka gantilah yang baru (Rp. 3500)
  • Apabila kedua item tsb diatas masih dalam kondisi masih baik, kita melangkah kebawah lagi. Bukalah yang namanya dek gigi tadi dengan melepas kedua baut yang ada dan ambilah pula Bobbin atau skoci. Perhatikan dari sebelah atas, putarlah roda penggerak ke arah anda dan awali dari posisi jarum pada titik paling diatas dan terus bergerak kearah turun, bersamaan ituterlihat dibagian bawah yang namanya Shuttle hook atau sarangan yang juga bergerak ke arah turunya jarum sampai ke-2 nya terlihat bertemu / serempetan. Pertahankan posisi ini dengan memegang roda penggerak dan dari bawah menggunakan tangan kiri anda, goyang-goyanglah sarangan tadi kesamping kiri dan kanan, apabila jarak sentuhnya dengan jarum terlalu longgar atau jauh itu berarti benang dari jarum tidak akan bisa dikait oleh sarangan sehingga terjadilah langkah atau bahkan tidak bisa menjahit sama sekali disebabkan sarangan tersebut sudah terlalu aus. Jikalau menanti sarangan ini carilah yang kepunyaanya mesin jahit Neci atau asli merek Janome (Rp. 9.000 s/d Rp. 10.000) karena sering kali juga , sarangan yang sembarangan meskipun baru tidak menyelesaikan malah bisa menambah masalah baru
  • Bila sarangan setelah diganti masih terjadi langkah ini berarti sumbernya jarak sentuhnya dengan jarum masih terlalu longgar maka ada 2 cara untuk mengatasinya,        Pertama : memangya alur dari Bobin case atau rumah sarangan itu sendiri juga sudah aus dan waktunya diganti dengan yang baru, dengan melepas ke-2 bautnya. Pilihlah Bobin Case ini juga yg terbuat dari logam, sebab ada yang ke-2 pengunci tutup sarangan dibuat dari plastik yg di chrome dan tampak seperti loga + harganya Rp. 10.000. Yang ke Dua : bisa anda coba atasi, setelah rumah sarangan di lepas lihatlah di baliknya Disitu ada alur melingkar ditembus 2 lubang baut, buatkanlah 2 buah pelapis untuk kiri dan kanan berbentuk seperti alur tersebut, dari bekas kotak sabun atau odol letakan masing-masing persis pada lubang baut kiri dan kanan (tidak usah berbentuk lingkaran) dan pasang kembali, biasanya bila jarak jarum dengan sarangan masih belum bisa menyerempet tambahlah lapisanya menjadi 2lapis maksimum 3lapis.
  • Ini bisa juga menyebabkan langkah jahitan tidak sempurna. Ambilah posisi anda di sebelah kirinya, lepaskan tutup gigi, face cover atau topeng penutup didepan anda kemudian tutup sarangan tetapi sarangan jangan di ambil biarkan di alurnya. Putarlah pelan-pelan rodanya ke arah kerja (berarti ke kanan) sampai jarum berada dititik paling bawah, perhatikan dengan cermat dari posisi ini teruskan putaran rodanya maka jarum akan bergerak naik dan ujung lancip sarangan juga bergerak mendekati jarum sampai posisi yang paling tepat yaitu ujung lancip ini memasuki lingkaran lebih dulu diatas lubang benang yang ada pada jarum. Apabila ujung lancip ini tetap diatas atau terlambat dubawah lubang benang bisa jadi masalah. Cara penyelesaianya menggunakan obeng min. 4mm yg pendek,kembalikan lagi posisi jarum berada dititik paling bawah. Kendorkan klam tiang jarum melalui lubang dibaliknya (pada body mesin) kemudian bisa menyelesaikan posisi jarum di naik turunkan hingga jarum berada pada posisinya yang tepat dengan ujung lancip tadi.
  • Saya kira semua langkah di atas dipastikan sudapat menghilangkan problem jahitan yang langkah.

Sunday, November 14, 2010

dunia mesin jahit

Terinspirasi ketika menonton siaran dari sebuah televisi dengan program siaran yang berjudul tepi jaman yang salah satunya menyinggung mesin jahit. Entahdari tepi sebelah mana dia membidik, tetapi hal tersebut menurut pendapat saya pribadi sangat berlawanan dengan fakta yang saya lihat.
seiring dengan berkembang atau kemajuan zaman ini, mesin jahit dengan segala dunianya merupakan fenomena yang menarik dan eksistensinya sangatlah dibutuhkan oleh banyak orang diberbagai belahan dunia ini. lebih-lebih dengan tumbuhnya sekolah-sekolah ketrampilan tata busana serta kursus-kursus private, maka alat ini menjadi syarat utama yang harus mereka miliki, ada yang membeli baru dari toko ada pula yang membeli bekas pakai dan ada pula yang mereka peroleh dari nenk ke ibu hingga ke anak-anaknya.

terutama di daerah sentra industri kecil usaha konveksi, mesin jahit sangatlah berjasa bagi ibu-ibu rumah tangga yang kadang-kadang dipakai bergantian dengan anak gadisnya untuk memperoleh uang jajanya sendiri.
Singkatnya menjahit dan segala seninya tetap memberikan prospek yang menjanjikan, apabila seseorang dengan modal utama yaitu kemauan dan ketekunan belajar, melatih kedua tanganya secara kontinyu tentulah dia akan semakin terampil dan handal seperti contoh berikut :
Baru-baru ini ketika saya ke kota surabaya yang merupakan salah satu kota metro politan di indonesia , saya bertanya kepada seorang karyawati disebuah bridal house (rumah jahit wanita) yang sedang memasang perhiasan manik-manik diatas lembaran kain, "berapa mbak ongkos membuat baju pengantin disini?"  akhirnya dia bercerita tentang segala tingkat kesulitan dan lama dalam massa pembuatanya, ongkosnya bisa mencapai 500rb s/d 650rb.
Lain lagi dengan taman di kampung saya, dia adalah seorang ahli dan spesialis pembuat jass yang mana keahlian ini dia peroleh  dari ayahnya yg sudah profesional, dalam hal ini dia hanya bekerja di rumah dan menerima pekerjaan ini dari berbagai tailor-tailor yang tidak dapat mengerjakanya sendiri. untuk sebuah jass dia menyelesaikanya dalam jangka waktu antara 4 s/d 6 hari, tarif ongkosnya rata-rata 400 s/d 450 ribu rupiah.
di daerah saya memang banyak sekali tailor-tailor atau penjahit pakaian pria atau wanita dan juga generasi tukang jahit ini termasuk tukang embordirnya terus berkembang dan mereka menyebar keseluruh tanah air bahkan sampai ke luar negeri.
saya sendiri mempunyai teman seorang penjahit khusunya penjahit khusus Pria jenis kemeja dan hem. menurut saya ditemukan bahan plastik dan di produksi dalam berbagai bentuk, dia pun ikut memanfaatkan penggunaanya maka dia menemukan keunggulan yang khas.
salah seorang anaknya sebaya dan sekelas, di sekolah dulu pernah mengajak saya disuruh mengantar baju yang sudah selesai dijahit ke rumah seorang pemilik perusahaan rokok yang terkenal, dlm sebuah bungkusan ternyata berisi 8 buah baju lalu pulangya disuruh membawa lagi 8 potong kain bahan baju untuk  dijahit lagi. itu terjadi berulang-ulang pada setiap hari sabtu sore, hingga ke-7 orang anak-anaknya tumbuh dewasa semua. dia cukup bekerja dirumah saja di bantu oleh istri. Selain kualitas jahitan yang rapi dan rajin jadi lah sebuah karya dan ditambah lagi ciri yang khas yaitu p0ada bagian leher atau krah baju yang kelihatan halus, tipis dan licin bisa menambah lebih beribawa, presticius bagi orang yang memakai. Itu semua rupanya menjadikan dia memiliki pelanggan tetap seperti di atas................................pagi dipakai siang di buang kali yeee.............begitulah yang ada dalam pikiran saya..lalu bagaimana dengan anda....???? Mungki tulisan diatas bisa digunakan untuk bahan pembicaraan atau dapat menjadi motivasi/mendorong semangat teman-teman, keluarga, atau siapa saja....

Kemudian ini adalah himbauan atau saran yang sangat penting dari saya :
          berhatilah - hatilah apabila anda hendak membeli atau sekedar hanya ingin memiliki sebuah mesin jahit. jangan sampai tertarik pada penampilanya saja, juga jangan mudah percaya pada seorang selles yang akan memberi jaminan pelayanan purna jual. kadang-kadang ini terjadi dalam pameran dagang, sebab mesin jahit dengan penampilanya yang sekarang kebanyakan sparepart nya terbuat dari bahan plastik, karet yang itu semua dalam waktu lama bisa lapuk dan tidak ada penggantinya, karna toko-toko memang tidak ada yang menjual barang tersebut.
            Sepertinya mesin jahit tersebut adalah merupakan hasil produk yang gagal tidak laku di pasar internasional dan negara kita hanya dijadikan tempat pembuangan ..... sungguh ngeri sekali yaa...???

Wednesday, November 10, 2010

Do it your self

Apabila anda seorang Perajin pembuat Baju, Celana, atau Biasanya ibu-ibu yang gemar membuat sendiri baju untuk anak-anak nya, terkadang atau bahkan sering mengalami masalah dengan mesin jahit yang mereka gunakan. disini saya tidak membahas tentang bagaimana mendesain sebuah baju, celana, jaket, fashion, dll.,tetapi disini saya membahas bagaimana cara menagatasi masalah yang terjadi pada mesin jahit anda.

Pertama apapun jenis mesin jahit yang anda gunakan, baik itu dari produk
yang lama dengan sistem manual ataupun produk yang baru, tentu tidak ada masalah yang timbul apabila mesin jahit tersebut sering dipakai. Tetapi ada hal yang perlu diperhatikan apabila mesin jahit tersebut tidak digunakan atau disimpan dalam kurun waktu yang lama, maka periksalah apakah dia (mesin jahit) dapat digunakan atau bekerja dengan normal/baik. Disini akan berikan beberapa tips untuk mengecek apakah mesin jahit anda normal atau tidak :

TIPS :
1. Periksa mesin jahit dengan cara memutar roda penggerak di bagian kanan mesin jahit, coba anda rasakan apakah putaranya terasa berat atau tidak. Jika roda tersebut terasa berak maka langkah yang diambil adalah :
- Doronglah mesin jahit ke arah depan hingga tampa seluruh bagian bawahnya, tujuanya untuk mengendorkan baut pengikat engsel yang menghubungkan mesin jahit dengan mejanya.
- Dari bagian bawah tersebut akan tampak disitu ada 2 buah baut yaitu disebelah kiri dan kanan, setelah itu kendorkanlah keduanya maka mesin jahit dapat diangkat dan lepas dari meja. sebaiknya tidak melepas baut engsel yang berhubungan dengan meja kayu maka kayu tersebut akan mudah dan cepat rusak.
- Setelah mesin jahit terpisah dari mejanya, bisa dipindah ke tempat lain.
- Lepas baut pengikat untuk membuka penutup agar tampak semua bagian-bagian yang bergerak atau bergesekan.
- teteskan minyak pelumas pada seluruh bagian yang tampak bergerak atau bergesekan. Untuk minyak pelumas ini sebaiknya anda membeli di toko yang menjual minyak Oli khusus untuk mesin jahit, karna minyak tersebut dibuat dari bahan tertentu, maksudnya apabila sampai mengenai kain tidak terlalu hitam dan mudah dicuci hinga bersih kembali.
- Kemudian setelah dirasa semua bagian yang bergerak atau yang tampak bergesekan terkena minyak semuanyaputarlah roda penggerak sampai terasa ringan dan licin.
- pasang semua penutup yang anda lepas dan angkat kembali msin jahit tersebut untuk di pasang di meja,
- langkah berikutnya setelah memasang benang jahit cobalah dulu apakah benang tersebut ada yang mengyangkut atau ada kelainan.
- kemudian cobalah dulu dengan menjahit potongan kain yang lain, perhatikan kekencangan benangbagian yang atas maupun bagian yang bawah keduanya harus sesuai sampai diperoleh hasil jahitan yang sempurna, barulah mesin jahit tersebut bisa digunakan untuk pekerjaan yang di inginkan.